Ribuan Warga Desa Lombang Gelar Demo Damai di PT.Polytama Propindo, Tuntut Pemenuhan Hak dan CSR

Indramayu, PillarDemokrasi.com – Ribuan warga Desa Lombang yang tergabung dalam Lembaga Penguatan Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat (LPPPM) menggelar aksi demonstrasi damai di halaman PT Polytama Propindo, Kecamatan Juntinyuat, pada Selasa (21/01/2025). Massa melakukan long march dari Sekretariat LPPPM menuju lokasi aksi dengan membawa sejumlah tuntutan yang mereka suarakan secara tegas.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan protes keras terhadap PT Adi Karya, kontraktor pelaksana proyek EPC Jetty Kilang di PT Polytama Propindo. Mereka menuntut pemutusan kerja sama dengan PT Adi Karya yang dianggap tidak memberdayakan masyarakat lokal. Selain itu, massa juga meminta agar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Polytama Propindo lebih dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar.

Sebagai bagian dari aksi damai ini, warga menggelar pertunjukan seni khas daerah Indramayu seperti tari topeng dan pagelaran seni berokan. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi bentuk ekspresi budaya, tetapi juga berfungsi sebagai penyemangat bagi para peserta aksi untuk terus memperjuangkan hak mereka.

Dalam orasinya, Taufikurahman Kurdi, salah satu koordinator aksi, menyampaikan sejumlah poin tuntutan kepada pihak PT Polytama Propindo dan PT Adi Karya. Ia menegaskan, “Kami menolak keras PT Adi Karya yang tidak mempekerjakan masyarakat lokal di wilayah ring 1, tidak menjalin hubungan industrial dengan pengusaha lokal terkait operasional proyek, serta tidak memenuhi perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, kami akan melakukan aksi susulan dengan massa yang lebih besar.”

https://pillardemokrasi.com/tragis-warga-rancamulya-tewas-akibat-setrum-tikus-netizen-heboh-di-media-sosial/

https://pillardemokrasi.com/danrem-063-sgj-hadiri-peringatan-hari-dharma-samudera-tahun-2025-di-kota-cirebon/

Aksi direncanakan selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa (21/01/2025) hingga Kamis (23/01/2025), masa dikawal ketat oleh pihak Kepolisian Resor Indramayu untuk memastikan jalannya demonstrasi tetap kondusif. Meskipun begitu, suasana tetap damai tanpa adanya insiden yang merusak jalannya kegiatan.

Masyarakat berharap, melalui aksi ini, pihak PT Polytama Propindo dan PT Adi Karya segera merespons tuntutan mereka dengan solusi konkret. “Kami ingin hak kami sebagai warga lokal dihormati, dan perusahaan harus menjalankan tanggung jawab sosialnya dengan benar,” ujar salah satu peserta aksi.

Aksi ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga menunjukkan pentingnya budaya lokal sebagai simbol perjuangan masyarakat. Warga Desa Lombang optimis bahwa upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan pembangunan di wilayah mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *