Manokwari, pillardemokrasi.com – Menyambut peringatan 170 tahun masuknya Injil ke tanah Papua pada 5 Februari mendatang, serangkaian kegiatan telah digelar untuk memeriahkan momen bersejarah ini. Salah satu acara utama adalah perlombaan tarian tradisional Papua, Yospan (Yosim dan Pancar), yang berlangsung pada Sabtu (25/1/2025).
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Satlantas Polresta Manokwari telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak. Kasatlantas Polresta Manokwari, Iptu Nurfah Tayong, menyatakan bahwa pihaknya telah memetakan area yang akan mengalami perubahan arus lalu lintas selama rangkaian acara.
“Kami akan menginformasikan rekayasa lalu lintas ini melalui media sosial. Tujuannya agar masyarakat bisa mengantisipasi dan menghindari kemacetan di lokasi acara,” jelas Nurfah pada Sabtu (25/1/2025).
Selain itu, personel Satlantas akan ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan memastikan kelancaran aktivitas masyarakat. Nurfah menegaskan pentingnya peran peta rekayasa lalu lintas dalam membantu pengguna jalan.
“Dengan mengetahui rute alternatif, masyarakat bisa tetap beraktivitas tanpa terganggu kemacetan,” tambahnya.
Masyarakat pun diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas selama perayaan berlangsung. Rangkaian kegiatan menyambut 5 Februari, termasuk perlombaan seni budaya seperti Yospan, diharapkan menjadi wujud apresiasi atas nilai sejarah dan budaya Papua.











