Indramayu, pillardemokrasi.com – Sito (35), tinggal di Blok Gadel, Desa Anjatan Baru, Kecamatan Anjatan, kini menjadi sorotan para pecinta tanaman hias, khususnya bonsai. Selama empat tahun terakhir, ia berhasil mengumpulkan ratusan bahan bonsai dari pohon asem dengan usia rata-rata 5–8 tahun.
Koleksi Sito tidak hanya menarik perhatian masyarakat sekitar, tetapi juga pemburu bonsai dari wilayah Patrol, Kandanghaur, dan Pamanukan.
“Awalnya saya hanya mengoleksi bonsai ini karena hobi. Namun, semakin banyak pembeli yang datang, terutama para kolektor dan penghobi tanaman hias,” ungkap Sito. Sabtu, (25/01/2025).

Keunggulan bahan bonsai asem milik Sito terletak pada daya tahan, fleksibilitas untuk dibentuk, serta kualitas akar dan cabang yang terawat. Dengan perawatan telaten, bonsai-bonsai ini siap dibentuk sesuai selera pembeli, sehingga menghasilkan estetika yang memukau.
Harga yang terjangkau, dipadukan dengan kualitas unggul, menjadikan koleksi Sito laris manis di pasaran. Tak hanya sebagai kolektor bonsai, Sito anak dari ma Rasti yang berprofesi sebagai tukang pijat dikenal ramah dan berpengetahuan luas tentang seni bonsai.
“Saya selalu memastikan kondisi tanaman prima sebelum dijual. Kepuasan pembeli adalah yang utama,” tambahnya.
Pembeli biasanya datang langsung ke rumahnya untuk memilih bahan bonsai yang sesuai kebutuhan. Kehangatan dan pengetahuan yang ia bagikan menjadi nilai tambah yang membuat pelanggan merasa puas.
Melalui koleksi bonsai asemnya, Sito berhasil menginspirasi warga sekitar untuk mengembangkan hobi serupa dan menciptakan peluang usaha baru.











