Pemilik Warung Ikan Bakar Oliv Meminta Agar Kompensasi segera Diselesaikan 

Indramayu, pillardeemokrasi.com  – Kebakaran hebat terjadi di jalur Pantura Indramayu masih menyisakan duka mendalam bagi Sono, pemilik Warung Ikan Bakar Oliv. Peristiwa terjadi tiga hari lalu dipicu oleh kebakaran mobil pengangkut tiner cat, menyebabkan api dengan cepat melalap warungnya hingga rata dengan tanah.

“Semuanya habis. Tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujar Sono dengan suara lirih. Ia mengaku masih trauma melihat kejadian yang begitu cepat menghancurkan usahanya.

Istrinya, yang menyaksikan langsung kobaran api dan ledakan dahsyat, kini masih mengalami syok. “Kami hanya bisa lari menyelamatkan diri. Warung, uang, dan dagangan semuanya musnah,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Saat ini, keluarga Sono harus bertahan hidup di bangunan seadanya yang mereka sebut sebagai “bekas rumah”. Mereka tidur beralaskan tikar dan mengandalkan bantuan dari tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. “Kalau malam dingin sekali, kami tidur apa adanya. Makanan dan selimut pun kami dapat dari tetangga yang peduli,” tutur Sono.

Warga sekitar berharap ada perhatian dari pihak berwenang untuk membantu korban kebakaran ini. “Saya berharap ada ganti rugi atau bantuan yang bisa meringankan beban mereka,” ujar seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya langkah pencegahan kebakaran, terutama di jalur-jalur padat kendaraan seperti Pantura. Semoga ada solusi cepat bagi keluarga Sono agar bisa kembali bangkit dari musibah ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *