Kejari Teluk Bintuni Dukung Penuh Aplikasi “Real Time Monitoring Village Management Funding” untuk Transparansi Dana Desa

Bintuni, pillardemokrasi.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Teluk Bintuni menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa. Melalui Bidang Intelijen, Kejari Teluk Bintuni turut serta dalam peluncuran aplikasi “Real Time Monitoring Village Management Funding” yang digagas oleh Kejaksaan Republik Indonesia untuk Tahun Anggaran 2024.

Kegiatan peluncuran ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (7/2/2025) dan diikuti oleh Kasi Intel Kejari Teluk Bintuni, Alfisius Adrian Sombo, SH., beserta jajaran staf di ruang Bidang Intelijen Kejari Teluk Bintuni.

Menurut Kasi Intel, aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa di seluruh Indonesia, khususnya dalam pemantauan real-time terhadap penggunaan anggaran desa agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.

“Aplikasi ini akan membantu kita semua dalam memastikan bahwa dana desa yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan desa,” ujar Alfisius Adrian Sombo.

Baca Juga:

https://pillardemokrasi.com/kebakaran-melanda-mapolsek-kandanghaur-pelayanan-masyarakat-dipastikan-tetap-berjalan/

Ia juga menegaskan bahwa Kejari Teluk Bintuni mendukung penuh inovasi ini sebagai langkah konkret dalam pencegahan tindak pidana korupsi, sekaligus memastikan pembangunan desa berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya aplikasi ini, pengelolaan dana desa akan semakin transparan dan akuntabel, sehingga dapat mencegah terjadinya penyimpangan yang merugikan masyarakat,” tambahnya.

Dengan partisipasi aktif Kejari Teluk Bintuni dalam peluncuran aplikasi ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya mewujudkan pengelolaan dana desa yang lebih baik di seluruh wilayah Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *