Mantan Anggota DPRD Indramayu Korban TPPO Myanmar Akhirnya Pulang, Langsung ‘Ruwat’ Diri di Sungai!

Indramayu, pillardemokrasi.com – Tangis haru dan bahagia pecah di kediaman robiin Desa Arjasari, Kecamatan Patrol, Indramayu, Selasa (25/2/2025).

Robiin, mantan anggota DPRD Indramayu yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar, akhirnya kembali ke pelukan keluarga setelah hampir dua tahun terpisah.

Kedatangan Robiin disambut isak tangis bahagia oleh keluarga besarnya. Rasa syukur tak henti-hentinya diucapkannya setelah melewati pengalaman pahit menjadi korban scammer di Myanmar.

Sholihin, rekan Robiin, menjelaskan bahwa sebelum kembali ke Indonesia, Robiin sempat berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok, Thailand, untuk mengurus dokumen kepulangan, termasuk Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). Setibanya di Jakarta, Robiin dibawa ke Rumah Penampungan Trauma Center (RPTC) Kemensos untuk menjalani pemulihan.

Kepulangan Robiin membawa harapan baru bagi dirinya dan keluarga untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah melewati masa-masa sulit.

Rasa syukur dan kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Robiin dan keluarganya. Senyum tak pernah pudar dari bibir mereka, seolah tak percaya Robiin telah kembali dengan selamat.

Warga sekitar pun turut merayakan kedatangan Robiin, berbondong-bondong memberikan ucapan selamat dan doa terbaik. Usai melepas rindu dengan keluarga dan menggelar konferensi pers, Robiin melakukan ritual unik sebagai ungkapan kebahagiaan sekaligus “buang sial”. Ia menceburkan diri ke sungai kecil di depan rumahnya, disaksikan oleh keluarga dan warga sekitar.

“Ini adalah ungkapan kebahagiaan yang tak terbendung,” ujar Robiin sambil berjalan menuju sungai, digandeng oleh rekan-rekannya. Tanpa ragu, ia melompat ke sungai, berendam sejenak, sambil melepas kaos yang dikenakannya, lalu keluar. Setelah itu, ia membersihkan diri dengan air bersih.

Ritual menceburkan diri ke sungai ini, menurut Robiin, adalah simbol pembersihan diri dari segala kesialan dan energi negatif. Ia ingin memulai lembaran baru dengan hati yang bersih dan penuh semangat.

Robiin berharap, dengan kepulangannya, masyarakat Indonesia semakin waspada terhadap modus penipuan kerja ke luar negeri yang berujung TPPO. Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam memulangkan WNI yang menjadi korban TPPO di luar negeri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *