Diah Fitri Maryani Serap Aspirasi Warga Tegal Taman dalam Reses II DPRD Jabar

Indramayu, pillardemokrasi.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Diah Fitri Maryani, SE, MM, dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar XII yang meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Kabupaten Indramayu, menggelar Reses II Tahun Sidang 2024-2025 di Desa Tegal Taman, Kecamatan Sukra, pada Senin (10/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Diah Fitri Maryani yang membidangi Komisi V dengan mitra kerja di sektor pendidikan, kesehatan, serta Badan Pendapatan Daerah (BPPD), menyampaikan peran serta anggota DPRD dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya terkait layanan kesehatan.

“Kami di DPRD terus berupaya agar pelayanan kesehatan dapat diakses secara merata, termasuk di daerah-daerah pesisir seperti Tegal Taman,” ujar Diah di hadapan warga.

Setelah pemaparan tersebut, warga menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi. Suherman, warga Blok 3, mengeluhkan abrasi yang semakin parah dan menggerus daratan di wilayahnya. Menurutnya, abrasi yang terjadi mengancam permukiman serta mata pencaharian warga pesisir.

“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah untuk mengatasi abrasi ini sebelum semakin banyak tanah yang hilang,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga bernama Uripah menyampaikan keluhan mengenai bantuan sosial (bansos) bagi janda yang tidak merata. Menurutnya, banyak janda di desanya yang tidak mendapatkan bantuan, meskipun kondisi ekonomi mereka tergolong sulit.

Menanggapi keluhan warga, Diah Fitri Maryani berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pihak terkait di tingkat provinsi. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama mereka yang terdampak masalah sosial dan lingkungan.

“Kami akan menindaklanjuti aspirasi ini, baik terkait abrasi maupun distribusi bansos, agar ada solusi yang konkret,” tegasnya.

Reses ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi langsung kepada wakilnya di DPRD, dengan harapan adanya langkah nyata dari pemerintah dalam menyelesaikan persoalan di tingkat daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *