Indramayu, Pillardemokrasi.com – Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, salah satu rempah yang telah lama menjadi primadona di dapur, bawang putih (Allium sativum), terus membuktikan perannya yang signifikan bagi kesehatan. Berbagai penelitian terkini semakin memperkuat keyakinan akan kegunaan bawang putih, mulai dari meningkatkan imunitas hingga menjaga kesehatan jantung.
Menurut Dr. Rina Anggraini, Sp.GK, seorang Ahli Gizi Klinis dari Universitas Padjadjaran, bawang putih kaya akan senyawa organosulfur, terutama allicin, yang terbentuk saat bawang putih dihancurkan atau dicincang. “Allicin inilah yang menjadi kunci utama dari sebagian besar manfaat kesehatan bawang putih,” jelas Dr. Rina (4/6/2025)
Senyawa ini memiliki sifat antibakteri, antijamur dan antivirus, yang kuat, menjadikan bawang putih sebagai penunjang alami bagi sistem kekebalan tubuh kita.
“Lebih lanjut, Dr. Rina menyoroti peran bawang putih dalam menjaga kesehatan kardiovaskular. “Konsumsi bawang putih secara teratur telah dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta membantu mengontrol tekanan darah. Ini menjadikan bawang putih sebagai komponen penting dalam diet sehat untuk pencegahan penyakit jantung dan stroke,” tambahnya.
Manfaat bawang putih tidak berhenti di situ.
“Prof. Dr. Ir. Budi Santoso, seorang Peneliti Bahan Alami dari Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bioteknologi Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa penelitian juga sedang gencar dilakukan untuk mengeksplorasi potensi bawang putih sebagai agen anti-kanker.
“Beberapa studi awal menunjukkan bahwa senyawa dalam bawang putih dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan memicu `apoptosis` atau kematian sel `terprogram` pada berbagai jenis kanker, termasuk kanker usus besar dan payudara,” papar Prof. Budi.
“Meskipun demikian, perlu digaris bawahi bahwa penelitian ini masih terus berkembang dan bawang putih sebaiknya dipandang sebagai bagian dari gaya hidup sehat secara keseluruhan, bukan sebagai satu-satunya pengobatan kanker.
Selain manfaat kesehatan, bawang putih juga memiliki peran penting dalam bidang pangan.
“Bapak H. Sarwono, seorang Petani Bawang Putih dari kawasan sentra produksi di lereng Gunung Sindoro, Temanggung, berbagi pandangannya.
“Bawang putih bukan hanya sumber pendapatan bagi kami petani, tetapi juga warisan budaya dan bumbu wajib dalam masakan Indonesia. Kualitas bawang putih yang baik tidak hanya dilihat dari ukurannya, tapi juga aroma dan ketahanannya yang mencerminkan kesuburan tanah dan praktik pertanian yang baik,” ujarnya.
“Meskipun memiliki banyak manfaat, para ahli mengingatkan untuk mengonsumsi bawang putih dalam jumlah wajar dan memperhatikan reaksi tubuh, terutama bagi individu yang memiliki riwayat alergi atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Konsultasi dengan profesional kesehatan selalu disarankan untuk mendapatkan saran yang tepat.











