Indramayu, Pillardemokrasi.com – Sebuah insiden kebocoran tabung gas LPG 3 kg nyaris menyebabkan kebakaran besar di kantin SD Negeri Unggulan Indramayu pada Selasa, (10/Juni/2025), sekitar pukul 11.45 WIB.
Berkat kesigapan pemilik kantin dan penanganan cepat dari petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan dan tidak menyebabkan kerugian material yang signifikan maupun korban jiwa.
Komandan Regu 2 Damkar Indramayu, Moch Warsito, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika pemilik kantin sedang melakukan aktivitas memasak. Tiba-tiba, semburan api muncul dari selang tabung gas.
“Pemilik kantin dengan cepat berinisiatif mengamankan situasi dengan menggunakan keset basah untuk memadamkan api sambil menghubungi nomor darurat Damkar,” ujar Warsito.
Setelah menerima laporan, tim Damkar Indramayu segera meluncur ke lokasi. Setibanya di SD Negeri Unggulan Indramayu, petugas langsung melakukan evakuasi tabung gas yang bocor dan terbakar keluar dari area kantin untuk mencegah api meluas.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini. Kondisi kantin sekolah pun aman dan tidak sampai terbakar,” tegas Warsito.
Ia menambahkan bahwa kerugian materiil diperkirakan hanya sekitar Rp200.000,-.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha kuliner, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebocoran tabung gas LPG.
Rutin Memeriksa Selang Regulator dan Pastikan selang dalam kondisi baik, tidak retak, atau bocor.
Ganti secara berkala sesuai anjuran produsen. Gunakan Tabung Gas Berstandar SNI dan Pastikan tabung gas yang digunakan memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI) Supaya aman.











