Emas Jadi Solusi Darurat: Lonjakan Peminat di Pegadaian Indramayu, Jelang Tahun Ajaran Baru

Indramayu, Pillardemokrasi.com – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026, Kantor Pegadaian Indramayu mengalami lonjakan signifikan dalam transaksi gadai.

Peningkatan ini, yang mencapai 20 hingga 30 persen, didorong oleh kebutuhan mendesak para orang tua untuk membiayai kebutuhan sekolah anak-anak mereka. Antrean panjang warga menjadi pemandangan biasa di Pegadaian Indramayu pada Selasa (1/6/2025).

Manajer Bisnis Pegadaian Indramayu, Zulfi M, menjelaskan bahwa perhiasan emas menjadi jaminan favorit karena prosesnya yang cepat dan aman (KCA). “Tren gadai mulai naik di kisaran 20-30 persen dari kondisi biasanya menjelang tahun ajaran baru ini,” ungkap Zulfi.

Selain gadai emas, beberapa warga juga memanfaatkan fasilitas gadai BPKB kendaraan untuk modal usaha, dengan fleksibilitas kendaraan tetap dapat digunakan. Hal ini menunjukkan diversifikasi kebutuhan masyarakat dalam mengakses dana tunai.

Menariknya, meskipun terjadi peningkatan gadai, tingkat penebusan juga relatif tinggi. Zulfi mengaitkan fenomena ini dengan periode panen raya yang baru saja berlangsung di Kabupaten Indramayu, yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. “Siklus gadai di sini kebanyakan periodik tiga sampai empat bulan sekali bayar, sejalan dengan musim panen,” imbuhnya.

Salah seorang ibu, saat di depan Jurnalis, yang tidak ingin disebutkan identitasnya, bercerita harus menggadaikan kalung emasnya. “Anak baru lulus SD, mau lanjut sekolah ke SMP. Ini buat beli keperluan sekolah anak,” ujarnya, menggambarkan bagaimana kebutuhan pendidikan menjadi prioritas utama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *