Indramayu, Pillardemokrasi.com – Menunjukkan inisiatif luar biasa dan semangat kebersamaan yang tinggi, warga Desa Rancamulya, Kecamatan Gabuswetan, Indramayu, bergerak mandiri memperbaiki jalan lingkungan mereka yang rusak parah.
Aksi gotong royong ini dipicu kekhawatiran mendalam terhadap potensi kecelakaan lalu lintas akibat lubang-lubang menganga yang membahayakan pengguna jalan.
Keputusan untuk tidak menunggu bantuan pemerintah ini disambut antusias oleh seluruh elemen masyarakat. Dengan bermodalkan pasir dan batu yang dikumpulkan secara swadaya, puluhan warga bahu-membahu menimbun dan meratakan setiap titik kerusakan jalan. Upaya ini merupakan langkah konkret warga untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Yang paling menginspirasi adalah sumber pendanaan untuk material perbaikan ini. Seluruh biaya berasal dari patungan sukarela warga Desa Rancamulya yang tengah merantau di luar negeri.
Donasi dari para perantau ini bukan hanya wujud kepedulian finansial, tetapi juga cerminan ikatan kuat mereka terhadap kampung halaman. Bantuan ini sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi yang kian erat antara warga di desa dan mereka yang mencari nafkah di tanah rantau.
Inisiatif mandiri warga Rancamulya ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia. Ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi, kemandirian, dan semangat gotong royong, permasalahan infrastruktur dapat diatasi secara efektif, sekaligus menjaga keselamatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.











