Tantangan Fantastis dari Gubernur Dedi Mulyadi: Rp7,5 Miliar disiapkan untuk Pemenang Lomba Desa dan Kelurahan Terbaik di Jabar!

Indramayu, Pillardemokrasi.com  – Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meluncurkan sebuah sayembara ambisius yang menantang seluruh warga, terutama para pejabat daerah, untuk berlomba meningkatkan kualitas desa dan kelurahan di wilayahnya. Tak tanggung-tanggung, total hadiah yang disiapkan mencapai nilai fantastis, dengan stimulus pembangunan hingga Rp7,5 miliar untuk pemenang utama.

Pengumuman ini disampaikan Dedi Mulyadi melalui sebuah video singkat di akun TikTok resminya, @dedimulyadiofficial. Dalam video tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa Barat untuk berpartisipasi aktif dalam lomba pembangunan desa dan kelurahan. “Buat seluruh warga Jabar, siap-siap ya, bahwa Provinsi Jawa Barat dan seluruh kabupaten/kota, menyelenggarakan lomba pembangunan desa dan kelurahan,” ucap Dedi Mulyadi.

Mantan Bupati Purwakarta ini menjelaskan bahwa kriteria penilaian akan mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari kebersihan lingkungan, pengelolaan manajemen keuangan desa dan kelurahan, pengelolaan pendidikan, keberhasilan program keluarga berencana, laju pertumbuhan ekonomi, toleransi, hingga berbagai program pembangunan lain yang bertujuan meningkatkan motivasi desa dan kelurahan di Jawa Barat.

Sebagai bentuk apresiasi, Dedi Mulyadi berjanji akan memberikan beragam hadiah dalam bentuk uang tunai dan penghargaan prestisius. Untuk tingkat kecamatan yang dinilai berhasil, akan mendapatkan Piala Anugerah Gapura Sri Baduga. Lebih lanjut, desa dan kelurahan yang berhasil meraih juara akan menerima stimulus pembangunan sebesar Rp200 juta pada tahun anggaran 2026. Dana ini diharapkan dapat menjadi pemicu percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

“Kami akan menyediakan piala bernama Piala Anugerah Gapura Sri Baduga di tingkat kecamatan. Juara lomba desa dan kelurahan akan mendapat stimulus pembangunan di tahun 2026 dalam bentuk program pembangunan Rp200 juta,” tambah Dedi Mulyadi. Tidak berhenti di situ, Dedi Mulyadi juga menyiapkan hadiah lebih besar. Kabupaten dan kota yang berhasil meraih juara akan mendapatkan stimulus pembangunan senilai Rp1 miliar yang akan dialokasikan untuk desa dan kelurahan pemenangnya.

Puncak dari penghargaan ini adalah hadiah utama untuk tingkat provinsi. Provinsi yang dianggap paling berhasil dalam memenuhi kriteria lomba akan diganjar dengan stimulus pembangunan senilai Rp7,5 miliar untuk juara pertama, Rp5 miliar untuk juara kedua, dan Rp2,5 miliar untuk juara ketiga.

Melihat besarnya potensi hadiah, Dedi Mulyadi mendesak seluruh kepala desa, kepala kelurahan, RT, RW, serta seluruh masyarakat untuk segera berbenah dan mempersiapkan wilayahnya. Periode lomba ini akan dimulai pada 1 Agustus 2025 dan berakhir pada Desember 2025. “Ayo seluruh kepala desa, kepala kelurahan, RT, RW, semuanya dan seluruh warganya persiapkan desa dan kelurahan Anda mulai dari 1 Agustus dan nanti akan berakhir di Desember tahun 2025,” seru Dedi Mulyadi.

Di sisi lain, Gubernur juga menegaskan bahwa lomba ini bukan hanya untuk mengapresiasi yang terbaik, tetapi juga akan mengumumkan desa dan kelurahan dengan kinerja terburuk dari sisi pengelolaan lingkungan, manajerial keuangan, dan berbagai program pembangunan yang dianggap gagal.

Dedi Mulyadi berharap ajang ini akan memicu semangat kompetisi positif dan mendorong seluruh pejabat serta warga di Jawa Barat untuk bergerak cepat dalam memperbaiki dan memajukan wilayahnya masing-masing menjadikan lebih baik serta menarik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *