INDRAMAYU, Pillardemokrasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, menggelar Doa Bersama dan Deklarasi Damai di Pendopo Indramayu pada Minggu sore, (31/8/2025). Acara ini merupakan wujud komitmen kolektif untuk memastikan Indramayu tetap aman, rukun, dan damai.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang memimpin langsung acara tersebut, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan suasana kondusif. “Doa bersama dan deklarasi ini adalah representasi komitmen kita semua untuk menjaga persatuan dan kedamaian di Indramayu,” ujar Lucky.
Deklarasi Damai yang disepakati bersama memuat enam poin penting sebagai pedoman bagi masyarakat:
• Penyampaian aspirasi secara santun dan damai sesuai ketentuan hukum.
• Penolakan tegas terhadap segala bentuk aksi kekerasan atau anarkisme.
• Ajakan kepada semua pihak untuk senantiasa menjaga situasi kondusif.
• Menolak provokasi yang bisa memicu kebencian dan perpecahan.
•Mengedepankan dialog, musyawarah, dan mufakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
• Dukungan penuh kepada Polri untuk menindak tegas pelaku anarkisme yang merugikan.
Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat Indramayu dapat bersatu, menghormati perbedaan, dan menyelesaikan setiap masalah melalui jalur musyawarah. Komitmen ini menjadi langkah nyata untuk memastikan Indramayu terus bergerak maju dalam suasana yang harmonis.











