Waspada! Musim Hujan di Indonesia Datang Lebih Cepat, BMKG Minta Masyarakat Siaga Bencana

INDRAMAYU, Pillardemokrasi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa musim hujan 2025/2026 di sebagian besar wilayah Indonesia akan datang lebih awal dari biasanya. Musim hujan diperkirakan sudah dimulai sejak Agustus 2025 dan akan berlangsung hingga April 2026.

BMKG mencatat bahwa dari 699 zona musim, sebanyak 294 zona akan mengalami awal musim hujan lebih cepat dibandingkan rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir. Puncak curah hujan diperkirakan akan berbeda-beda di setiap wilayah:

• November-Desember 2025: Diprediksi terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

• Januari-Februari 2026: Puncaknya akan dirasakan di Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Meskipun secara umum sifat hujan diprediksi normal, beberapa wilayah berpotensi mengalami curah hujan di atas normal. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Antisipasi Potensi Bencana dan Manfaatkan Peluang

Dengan datangnya musim hujan yang lebih awal, BMKG mengimbau pemerintah daerah, sektor terkait, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Potensi bencana seperti banjir, longsor, genangan, angin kencang, serta penyakit tropis seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu diwaspadai,” kata Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG.

Di sisi lain, musim hujan yang lebih awal ini juga membawa dampak positif. Petani diimbau untuk segera menyesuaikan pola tanam mereka. Hal ini dapat menjadi peluang strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *