Indramayu, pillardemokrasi.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Pegagan, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, telah merealisasikan Dana Desa Tahap 2 Tahun 2024 dengan melaksanakan pembangunan infrastruktur berupa jalan rabat beton. Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung kesejahteraan warga desa.
Dana Desa Tahap 2 yang diterima dari pemerintah pusat digunakan oleh Pemdes Pegagan untuk membangun jalan rabat beton di beberapa lokasi strategis. Jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi seperti distribusi hasil pertanian dan usaha warga setempat.
Kepala Desa Pegagan, Sofyan, SP, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan salah satu prioritas desa yang telah direncanakan dan disepakati dalam Musyawarah Desa (Musdes). Melalui Dana Desa Tahap 2 tahun 2024, pembangunan jalan rabat beton di RT 05, RT 10, dan RT 11 dengan total panjang 800 meter pun direalisasikan.
“Pembuatan jalan rabat beton tahun ini merupakan hasil kesepakatan melalui Musdes. Alhamdulillah, pembangunan ini hampir selesai,” ujar Sofyan.
Ia menambahkan bahwa pembangunan jalan ini sangat penting untuk mendukung kegiatan sehari-hari masyarakat, terutama para petani. Dengan adanya akses jalan yang lebih baik, diharapkan aktivitas pertanian menjadi lebih lancar sehingga berdampak positif pada perekonomian desa.
Kepala Desa Pegagan juga mengajak warga untuk menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun. “Kami berharap masyarakat turut menjaga jalan ini agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Proyek pembangunan ini melibatkan partisipasi masyarakat, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan. Warga terlibat langsung dalam memberikan masukan terkait lokasi prioritas dan berpartisipasi aktif dalam gotong royong selama pelaksanaan proyek. Langkah ini memperkuat rasa kebersamaan dan kepemilikan warga terhadap hasil pembangunan.
Salah satu warga, Eryanto, menyatakan kepuasannya terhadap pembangunan ini. “Akses sekarang lebih mudah, dan kami berharap ekonomi desa semakin meningkat,” katanya.
Dalam rangka memastikan proyek berjalan sesuai rencana, Pemdes Pegagan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dalam pengawasan. Transparansi anggaran juga menjadi prioritas, dengan laporan keuangan yang dipublikasikan melalui papan informasi desa.
“Transparansi sangat penting agar masyarakat tahu bahwa dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan mereka,” tegas Sofyan.
Pemdes Pegagan berharap bahwa pembangunan ini akan menjadi bagian dari visi jangka panjang untuk meningkatkan infrastruktur desa. Dengan akses jalan yang lebih baik, diharapkan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat juga turut berkembang.
“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki fasilitas desa demi kesejahteraan warga, dan semoga dengan akses yang lebih baik, potensi desa dapat semakin berkembang,” pungkas Sofyan.
Dengan selesainya pembangunan jalan rabat beton ini, Pemdes Pegagan menunjukkan komitmennya dalam memanfaatkan Dana Desa secara efektif untuk menciptakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh warga desa.












