Al Zaytun Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Perikanan Darat di Eretan Kulon

Indramayu, pillardemokrasi.com – Pondok Pesantren Ma’had Al Zaytun kembali mengambil langkah besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menggarap proyek perikanan darat di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur. Proyek ini dilaksanakan di depan Pelabuhan Samudra Biru pada Minggu (26/01/2025).

Langkah ini sejalan dengan program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Ma’had Al Zaytun sebelumnya telah sukses mengembangkan berbagai proyek pertanian dan kini memperluas visinya melalui perikanan air tawar.

Muhamad, salah satu koordinator lapangan proyek ini, menjelaskan bahwa lahan seluas 4 bahu yang kerap tergenang air akan diubah menjadi kolam ikan raksasa. “Sawah di sini tidak normal untuk ditanami padi karena sering tenggelam. Oleh karena itu, kami memanfaatkan lahan ini untuk budidaya ikan air tawar,” ujarnya.

Proses pengerjaan kolam ini menggunakan alat berat ekskavator amfibi yang mampu bekerja di darat maupun di area berawa. Dengan teknologi ini, pembangunan diharapkan selesai tepat waktu dan dapat menjadi proyek percontohan tingkat dunia.

Proyek ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mendukung ketahanan pangan berbasis inovasi dan pemberdayaan lahan non-produktif. Tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat sekitar, hasil dari proyek ini diharapkan dapat berkontribusi pada pasokan pangan nasional, khususnya dalam sektor perikanan.

Dengan semangat keberlanjutan dan sinergi, langkah Ma’had Al Zaytun ini menunjukkan potensi besar dalam mengatasi tantangan pangan melalui solusi berbasis lokal yang inovatif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *