Balita Tiga Tahun Ditemukan Meninggal Usai Terseret Arus Sungai, Keluarga Berduka

Indramayu, pillardemokrasi.com – Sebuah tragedi memilukan menimpa keluarga di Indramayu. Muhamad Balya (3), seorang balita, ditemukan tak bernyawa setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Blok Zaenal, Desa Kedokanbunder, Kecamatan Kedokanbunder.

Jasad Balya berhasil ditemukan pada Rabu (23/7) pagi, setelah pencarian intensif oleh tim gabungan sejak Selasa (22/7) sore.

Kapolres Indramayu, AKBP Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Kedokanbunder, IPDA Eryana, membenarkan insiden tragis ini. “Korban ditemukan pada Rabu pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, di saluran irigasi Blok Klampean, Desa Mundu, Kecamatan Karangampel. Jaraknya sekitar tiga kilometer dari lokasi awal korban tenggelam,” terang IPDA Eryana.

Peristiwa nahas ini bermula saat Ningsih (40), ibu dari teman bermain Balya, Maulana Malik Ibrahim (3), mendengar anaknya berteriak bahwa Balya tercebur ke sungai. Seketika, Ningsih panik dan segera meminta bantuan tetangga bernama Yayah, lalu bergegas menuju lokasi untuk mencari korban.

Upaya pencarian oleh tim gabungan TNI-Polri, warga, dan Basarnas sempat dihentikan pukul 17.00 WIB karena kondisi gelap, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas. Namun, pencarian heroik ini dilanjutkan keesokan paginya.

Balya akhirnya ditemukan oleh seorang petani bernama Casiman (75), yang sedang melintas di saluran irigasi Blok Klampean. Ia melihat tubuh kecil Balya tergeletak tertelungkup di aliran air, dan segera memberitahukan kepada warga serta keluarga korban.

Kapolsek Kedokanbunder, IPDA Eryana, menambahkan bahwa pihak kepolisian turut hadir di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan memastikan seluruh prosedur penanganan berjalan sesuai aturan. “Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga. Semoga diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” tutur IPDA Eryana dengan nada prihatin.

Merespons tragedi ini, Kapolsek IPDA Eryana dengan tegas mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang bermain di sekitar sungai atau saluran air. Ini adalah pengingat pahit akan bahaya yang mengintai di lingkungan sekitar.

Senada dengan Kapolsek, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan aktif melaporkan potensi gangguan keamanan maupun kondisi darurat lainnya kepada pihak kepolisian. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian untuk situasi darurat demi keamanan bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *