Dinda Kanya Dewi dan Kawai Labiba Sapa Penggemar di Indramayu, Ajak Diskusi Soal Karma di Film “Kitab Sijjin & Illiyyin

Indramayu, Pillardemokrasi.com – Antusiasme penonton film horor di Indramayu memuncak saat dua bintang utama film “Kitab Sijjin & Illiyyin”, Dinda Kanya Dewi dan Kawai Labiba, menyapa penggemar sekaligus menggelar nonton bareng di XXI Mal Indramayu pada Sabtu 12/7/2025. Kehadiran mereka menjadi bagian dari rangkaian promosi menjelang penayangan serentak film ini di bioskop seluruh Indonesia mulai 17 Juli 2025.

Film “Kitab Sijjin & Illiyyin” adalah kolaborasi terbaru dari Rapi Films bersama Sky Media, Rhaya Flicks, Legacy Pictures, dan Narasi Semesta. Film ini menawarkan premis horor yang menarik, mengangkat konsep Sijjin dan Illiyyin, dua kitab yang dipercaya mencatat perbuatan manusia, baik yang durhaka maupun yang berbakti dan saleh.

Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan diproduseri oleh Gope T. Samtani, film ini menjanjikan pengalaman horor yang berbeda. Skenario yang ditulis oleh Lele Laila ini dibintangi oleh jajaran aktor ternama seperti Yunita Siregar, Dinda Kanyadewi, Kawai Labiba, Tarra Budiman, Sulthan Hamonangan, Nai Djenar Maisa Ayu, dan David Chalik.

Kawai Labiba, yang berperan sebagai Tika dalam film ini, mengungkapkan harapannya agar “Kitab Sijjin & Illiyyin” dapat menjadi tontonan yang menyegarkan dan memicu diskusi mendalam bagi penonton.

“Aku berharap semoga film horor ini akan menjadi film horor yang menyegarkan penonton Indonesia dan juga bisa menjadi bahan diskusi setelah nonton,” ujar Kawai kepada awak media. “Karena film ini membahas tentang amal baik dan amal buruk manusia, apalagi manusia jarang ada yang bisa sehitam putih itu.”

“Kitab Sijjin & Illiyyin” bercerita tentang Yuli (Yunita Siregar), seorang wanita baik hati yang berubah menjadi penuh dendam setelah serangkaian tragedi menimpanya: kehilangan rumah, ditinggal mati orang tua, dituduh anak hasil perselingkuhan, dan diperlakukan semena-mena oleh keluarga Ambar (Djenar Maesa Ayu).

Dalam usahanya membalaskan dendam, Yuli meminta bantuan seorang dukun untuk menyantet keluarga Ambar, termasuk Laras (Dinda Kanya Dewi), Rudi (Tarra Budiman), Dean (Sulthan Hamonangan), dan Tika (Kawai Labiba). Namun, santet yang disarankan ternyata sangat mematikan.

Yuli diharuskan melakukan ritual ekstrem selama seminggu, yaitu memasukkan nama-nama target santet ke dalam mayat yang baru meninggal. Berhasilkah Yuli membalaskan dendamnya? Saksikan “Kitab Sijjin & Illiyyin” di bioskop kesayangan Anda mulai 17 Juli 2025 untuk menemukan jawabannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *