Geger Indramayu, Ratusan Nelayan Kepung Kantor KKP, Ancam Gelombang Aksi Lebih Menggila!!!

Indramayu, pillardemokrasi.com  – Suasana memanas di depan kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Eretan Wetan, kecamatan Kandanghaur,Indramayu! Ratusan nelayan cumi yang tergabung dalam Serikat Nelayan Cumi (SNC) melakukan aksi unjuk rasa yang mengejutkan, pada Selasa, (15/04/2025).

Mereka tak main-main, menuntut pencabutan aturan wajib Sistem Pemantauan Kapal Perikanan (SPKP) yang dianggap mencekik leher para pencari nafkah di laut.

Aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian dan TNI ini diwarnai dengan spanduk-spanduk bernada keras dan teatrikal yang menggambarkan betapa sulitnya hidup nelayan kecil saat ini. Mereka merasa terbelenggu dan digembok oleh kebijakan yang dianggap tidak berpihak.

Lima Tuntutan Mengguncang KKP:

Para nelayan yang datang dengan semangat membara ini menyuarakan lima tuntutan utama yang langsung mengarah ke jantung kebijakan KKP:

Tolak Mentah-Mentah SPKP! Mereka menilai biaya pemasangan dan operasional SPKP sangat mahal dan tidak jelas manfaatnya, justru menambah beban hidup, Cabut Aturan Kejam! Desakan keras agar KKP menghapus kewajiban SPKP untuk kapal di bawah 30 Gross Ton (GT), Jangan Hambat Kami Melaut! PSDKP diminta tetap memberikan izin berlayar tanpa paksaan SPKP, Dengar Jeritan Kami! Permohonan dan aspirasi nelayan harus segera dikabulkan.

Awas! Gelombang Aksi Lebih Besar Mengancam

Jika tuntutan tak digubris, siap-siap Indramayu akan “berguncang” lagi dengan aksi massa yang lebih dahsyat!

Ketua Umum SNC, Roedi, dengan lantang menyuarakan kekecewaan dan keputusasaan para nelayan. “Biaya SPKP ini mencekik kami! Kami ini nelayan kecil, bukan pengusaha besar. Aturan ini hanya akan membuat kami semakin terpuruk,” ujarnya dengan nada geram.

Sempat terjadi aksi saling dorong saat massa berusaha mendekat ke kantor KKP, menunjukkan betapa tingginya emosi para nelayan. Namun, setelah berjam-jam menyampaikan orasi dan aksi teatrikal yang menyentuh, perwakilan nelayan akhirnya diterima untuk melakukan audiensi dengan para pejabat KKP dan PSDKP, didampingi oleh aparat keamanan.

Angin Segar di Akhiri Aksi! dan Tuntutan Dikabulkan?

Kabar baik akhirnya berhembus di penghujung aksi! Kabarnya, dalam pertemuan audiensi tersebut, tuntutan para nelayan dikabulkan! Meski rincian kesepakatan belum diumumkan secara resmi, kegembiraan jelas terpancar dari wajah para nelayan. Mereka berharap KKP segera merealisasikan janji tersebut.

Namun, ancaman aksi yang lebih besar tetap menjadi kartu truf para nelayan. Jika realisasi tidak sesuai harapan, jangan kaget jika Indramayu akan kembali “memanas” dengan gelombang aksi yang lebih besar dan lebih menggemparkan! Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *