Indramayu, pillardemokrasi.com – Sebuah kejadian menggemparkan mengguncang warga Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Indramayu, ketika seorang tokoh masyarakat setempat, Sukar, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis disabilitas mental, Anis (23). Selasa, (11/02/2025).
Kabar ini dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut, memicu kemarahan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Warga yang geram kemudian berbondong-bondong mendatangi rumah korban untuk mencari tahu kebenaran yang sebenarnya.
Anis, dengan polos dan jujur, menceritakan pengalaman traumatis yang ia alami. Di hadapan warga yang berkumpul, ia mengaku bahwa Sukar telah berulang kali melecehkannya, bahkan melakukan tindakan yang tidak senonoh.
Baca Juga:
- https://pillardemokrasi.com/breaking-news-pria-indramayu-diciduk-polisi-sabu-11-gram-disita/
- https://pillardemokrasi.com/breaking-news-pria-indramayu-diciduk-polisi-sabu-11-gram-disita/
- https://pillardemokrasi.com/dramatis-evakuasi-dua-truk-yang-bertabrakan-di-jalur-pantura-indramayu-sempat-bikin-arus-tersendat/
“Susu saya dikenyot, terus saya di gituin berkali kali” ujar Anis dengan nada polos, namun jelas menggambarkan perbuatan bejat yang ia alami.
Pengakuan Anis ini sontak membuat suasana semakin tegang. Warga yang hadir tidak dapat menyembunyikan amarah mereka. Teriakan dan umpatan terdengar dari berbagai arah, mengekspresikan kekecewaan dan kemarahan atas perbuatan Sukar.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya melindungi dan menjaga keselamatan kaum rentan, termasuk mereka yang memiliki disabilitas mental. Kekerasan dan pelecehan dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan, dan pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.











