Indramayu, pillardemokrasi.com – Akhmad Zaenuri, atau yang lebih akrab dikenal dengan nama Jay Khresna, adalah putra asli Desa Patrol kelahiran tahun 1981. Ia merupakan anak bungsu dari almarhum Bapak Lebe Ghafur, sosok yang juga dikenal di kalangan masyarakat.
Sejak usia muda, Jay sudah ditempa dalam dunia pesantren. Perjalanan pendidikannya meliputi beberapa pesantren besar di Jawa, seperti Pesantren Mangkang Semarang, Tebu Ireng Jombang, dan Cirebon. Setelah menamatkan pendidikan setingkat SMA, Jay melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi (SE).
Pengalaman Merantau: Dari EO hingga Motivator
Bertahun-tahun mengembangkan diri di Ibu Kota, Jay Khresna menapaki berbagai bidang usaha, terutama dalam bidang Event Organizer (EO) dan Program Pelatihan Manajemen Kualitas Diri. Dari dunia profesional tersebut, ia menimba banyak pengalaman tentang kepemimpinan, pengembangan potensi, dan manajemen sumber daya manusia.
Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang telah ia raih, Jay memutuskan pulang kampung ke Desa Patrol, membawa semangat untuk turut membangun tanah kelahirannya.
Aktif di Organisasi & Sosial Kemasyarakatan
Setelah kembali ke Indramayu, Jay aktif dalam berbagai organisasi strategis tingkat kabupaten. Beberapa jabatan penting yang diembannya antara lain:
Ketua LESBUMI PCNU Kabupaten Indramayu
Pengurus Karang Taruna Kabupaten Indramayu
Pengurus ICMI Kabupaten Indramayu
Sekretaris Dewan Penasihat Kabupaten Indramayu
Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai motivator, penceramah, sekaligus pemilik Warung Kopi “KOPID Patrol”, yang menjadi tempat berkumpulnya ide, diskusi, dan semangat anak muda.
TERPANGGIL UNTUK DESA
Jay Khresna menyaksikan langsung perjalanan Desa Patrol yang dari waktu ke waktu terasa stagnan. Meski kepemimpinan telah beberapa kali berganti, belum terlihat perubahan signifikan yang berdampak besar bagi masyarakat.
Didorong oleh keprihatinan, dorongan dari tokoh-tokoh masyarakat, serta harapan dari teman-teman dan warga desa, Jay Khresna menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Kuwu Patrol.
Ia membawa visi besar: Desa Patrol yang Maju, Mandiri, dan Bermartabat
Dengan kombinasi antara pendidikan, pengalaman organisasi, kepemimpinan lapangan, dan pemahaman mendalam akan kultur desa, Jay percaya bahwa perubahan itu bukan hal yang mustahil.











