Kebakaran Hebat Hanguskan Dua Ruko di Pasar Induk Jatibarang, Kerugian Ditaksir Capai Puluhan Juta

INDRAMAYU, pillardemokrasi.com – Kebakaran hebat melanda dua ruko di Pasar Induk Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (3/8) dini hari. Api yang cepat membesar menghanguskan hampir seluruh isi toko, menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai lebih dari Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun musibah ini sempat membuat geger warga sekitar dan mengganggu aktivitas pasar.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu segera merespons laporan yang diterima sekitar pukul 02.00 WIB dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam. Petugas berjibaku selama hampir tiga jam untuk menjinakkan si jago merah dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 05.00 WIB.

Diduga Akibat Korsleting Listrik

Dua ruko yang terbakar diketahui milik Sutarman, seorang pedagang bahan makanan beku (frozen food). Erlan (38), salah satu karyawan toko, mengaku terkejut saat dijemput oleh seseorang dari pasar dan melihat tempat kerjanya dilalap api sekitar pukul 03.00 WIB. Ia menyebutkan, api melahap hampir 90 persen stok barang dagangan yang baru saja dikirim sehari sebelumnya.

“Barang-barang baru dikirim siang sebelumnya. Api cepat membesar, 90 persen barang hangus, hanya sedikit yang bisa diselamatkan,” ujar Erlan dengan nada sedih.

Saksi mata, Nasori, yang juga pedagang di lokasi tersebut, mengaku sempat mendengar suara aneh dari dalam ruko sebelum api membesar. “Sekitar jam setengah dua saya dengar suara ‘peretak-peretak’ dari kulkas. Sepertinya soket listriknya panas, lalu menyulut api. Api langsung membesar dan membakar bangunan,” tutur Nasori.

Aktivitas Pasar Sempat Terganggu, Pemilik Ikhlas

Meskipun mengalami kerugian besar, Erlan mengatakan bahwa pemilik toko telah menerima kejadian ini sebagai musibah. “Katanya enggak apa-apa, kami disuruh tenang. Tapi kami bingung karena semua ikut terbakar,” tambahnya.

Hingga kini, pihak berwenang masih terus melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, meskipun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Akibat kejadian ini, dua unit ruko mengalami kerusakan total dan aktivitas di sekitar lokasi masih dibatasi demi keamanan dan kelancaran proses penyelidikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *