Indramayu – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) wilayah tengah Indramayu menggelar rapat koordinasi penting untuk persiapan Bantuan Komunikasi (Bankom) dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2025. Rapat yang berlangsung pada Selasa malam (18/3/2025) di kediaman Karnedi, Desa Mundak Jaya, Kecamatan Cikedung ini menghasilkan keputusan strategis terkait penempatan posko dan pembagian tugas.
Dipimpin oleh Nana (YG1BWX), rapat tersebut memfokuskan Bankom di jalur Pantura, tepatnya di sekitar timbangan Losarang, titik yang dikenal rawan kepadatan saat musim mudik. Selain membahas teknis operasional, rapat ini juga menetapkan jadwal piket bagi anggota yang bertugas.
Salah satu poin menarik dari rapat ini adalah kolaborasi antara ORARI dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah tengah. “Posko di timbangan Losarang akan menjadi posko gabungan ORARI dan RAPI. Ini adalah momen kebersamaan yang telah lama dinantikan, dan telah disetujui oleh Ketua RAPI Indramayu, dr. Adi,” ungkap Nana.
Kehadiran anggota ORARI wilayah tengah, termasuk Suparman (YG1BWY), Nana Carna (YG1BWX), Karnedi (YG1BXT), Warsono (YG1BWW), Agus Salim (YG1BXS), dan Wawan S. (YG1BXB), menunjukkan komitmen kuat mereka dalam mendukung kelancaran arus mudik. Mereka siap memberikan layanan komunikasi yang cepat dan efektif bagi pemudik dan instansi terkait.
Dengan prediksi peningkatan volume kendaraan di jalur Pantura, sinergi antara ORARI dan RAPI diharapkan dapat memperkuat layanan komunikasi darurat. Bankom ini akan menjadi sarana vital dalam membantu pemudik yang menghadapi kendala di perjalanan, mulai dari informasi lalu lintas, kecelakaan, hingga kondisi darurat lainnya.
Melalui koordinasi yang matang dan kerja sama yang solid, diharapkan arus mudik 2025 di wilayah Indramayu dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik.











