Indramayu, pillardemokrasi.com – Pemerintah Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui program rutin “Jumat Bersih” yang dilaksanakan di seluruh wilayah Rukun Tetangga (RT). Kegiatan ini melibatkan warga secara aktif untuk membersihkan selokan, mengangkut sampah rumah tangga, serta melakukan fogging sebagai upaya pencegahan penyakit demam berdarah (DBD). Jumat, (25 April 2025)
Program tersebut bertujuan untuk mengantisipasi dampak negatif musim hujan, seperti tersumbatnya saluran air oleh sampah plastik, ranting pohon, dan sedimentasi, yang dapat menyebabkan genangan air serta menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Kuwu Desa Tambi, Tarso, dalam keterangannya kepada Pilardemokrasi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi lingkungan kepada masyarakat. “Kami rutin mengadakan Jumat Bersih sebagai langkah preventif terhadap ancaman DBD dan banjir. Selain itu, ini juga menjadi ajang untuk mengedukasi masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” ujar Tarso.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tak hanya sekadar bersih-bersih, namun juga sebagai sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup bersih dan sehat. Pemerintah desa menggandeng kader kesehatan, perangkat RT, dan elemen masyarakat lainnya dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Salah satu warga Desa Tambi mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada pemdes yang rutin mengadakan Jumat Bersih. Semoga ini membawa manfaat besar bagi lingkungan dan kesehatan warga,” ujarnya.
Gerakan Jumat Bersih yang dilakukan Pemdes Tambi menjadi contoh sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari potensi wabah penyakit.











