Puluhan Media Hadiri Konferensi Pers Keluarga Robi’in, Mantan Anggota DPRD Indramayu yang Disekap di Myanmar

Indramayu, pillardemokrasi.com _ Puluhan awak media, baik cetak maupun online, berbondong-bondong mendatangi rumah keluarga Robi’in di Desa Arjasari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Kamis, (10/10/2024), untuk meliput konferensi pers yang digelar oleh Yuli, istri dari Robi’in ST. Robi’in, mantan anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2019–2024, kini menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) internasional.

Kasus ini mencuat setelah berita tentang penyekapan Robi’in di Myanmar menjadi viral. Robi’in diduga menjadi korban sindikat perdagangan manusia yang melibatkan jaringan internasional.

Menurut informasi, ia awalnya dijanjikan pekerjaan yang menggiurkan di luar negeri, namun ternyata disekap dan dieksploitasi. Kabar ini mengejutkan warga Indramayu dan menarik perhatian publik, termasuk pemerintah serta organisasi yang berfokus pada pemberantasan TPPO.

Dalam konferensi pers yang diadakan di kediamannya, Yuli mengungkapkan kekhawatiran mendalamnya terhadap keselamatan suaminya. Dengan nada haru, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan turut serta dalam memperjuangkan kepulangan suaminya ke tanah air.

“Kami sangat berharap pemerintah bisa mengambil langkah cepat untuk memulangkan suami saya dan membawa para pelaku ke pengadilan,” ujar Yuli di hadapan para wartawan.

Kasus ini menambah daftar panjang warga Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia. Banyak dari mereka yang tertipu oleh iming-iming pekerjaan dengan gaji besar di luar negeri. Situasi ini semakin memperkuat urgensi pemerintah dalam menangani masalah TPPO dan mengedukasi masyarakat tentang risiko bekerja di luar negeri melalui jalur yang tidak jelas.

Konferensi pers ini tidak hanya mendapat perhatian dari media lokal, tetapi juga dari masyarakat luas yang turut mengikuti perkembangannya. Harapan besar ditujukan agar pemerintah segera bertindak dan memastikan bahwa Robi’in dapat segera kembali ke Indonesia dengan selamat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *