Tradisi Unik ‘Tawu Balong’ di Indramayu: Ritual Menguras Kolam Keramat, Dipercaya Datangkan Hujan

INDRAMAYU, Pillardemokrasi.com – Di tengah keringnya musim kemarau, sebuah tradisi unik yang diyakini mampu mendatangkan hujan masih lestari di Desa Tambi, Indramayu. Masyarakat setempat menggelar Tawu Balong atau Tawu Banyu, sebuah ritual sakral menguras kolam di kompleks makam leluhur Buyut Tambi, pendiri desa yang sangat dihormati.

Tradisi ini bukan sekadar membersihkan kolam, melainkan wujud permohonan kepada alam agar diberi keberkahan. Prosesi yang diadakan setahun sekali bertepatan dengan peringatan Unjungan atau Mermule Buyut Tambi ini, melibatkan seluruh masyarakat dan keturunan Buyut Tambi.

Mitos yang dipercaya secara turun-temurun menjadi inti dari ritual ini. Warga meyakini bahwa saat air dari balong (kolam) keramat tersebut dikuras, hujan akan turun sebagai tanda restu dari para leluhur. Keyakinan ini menjadikan Tawu Balong sebagai simbol kekuatan doa dan kebersamaan, sekaligus pengingat akan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan leluhur.

Antusias Masyarakat setempat tidak hanya melestarikan nilai-nilai budaya, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga. Tradisi Tawu Balong menjadi bukti nyata bahwa di tengah modernisasi, kearifan lokal tetap hidup dan relevan, menjadi sumber harapan dan keyakinan bagi masyarakat Desa Tambi yang selalu Terjaga sampai saat ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *