Indramayu, pillardemokrasi.com – Warga Blok Suryanegara, Desa Karangampel Kidul, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, resah dengan keberadaan Kafe Warung Pinggir yang kerap memutar musik keras hingga larut malam. Keluhan semakin memuncak karena di bulan suci Ramadhan, saat warga ingin beribadah dan beristirahat dengan tenang, suara musik tetap menggema tanpa henti.
Berlokasi di Jalan Raya Karangampel-Jatibarang, tepat di samping Koramil Karangampel, kafe ini sudah bertahun-tahun beroperasi dan berulang kali dikeluhkan oleh warga sekitar. Bahkan, beberapa tahun lalu puluhan warga sempat mengajukan surat pengaduan resmi yang ditandatangani bersama dan dikirimkan ke Kasatpol PP Kabupaten Indramayu. Namun, laporan tersebut tak mendapat respon berarti, sehingga kebisingan tetap berlangsung setiap malam.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya. “Saya tidak melarang usaha dagang mereka, tetapi tolong tanpa musik keras atau musik live. Saya dan orang tua jadi sulit tidur, apalagi di bulan Ramadhan ini,” ujarnya kepada wartawan, Senin (10/03/2025).
Keluhan serupa datang dari Ending, warga RT 14 RW 03, yang rumahnya hanya terhalang tembok dari kafe tersebut. “Tiap malam saya terganggu, sampai jam 23.30 musik masih menyala keras. Tolong segera ditertibkan!” tegasnya.
Menurut informasi yang beredar, pihak Kecamatan Karangampel justru diduga memberikan izin bagi kafe tersebut untuk tetap memutar musik hingga pukul 23.00 WIB. Keputusan ini memicu protes keras dari warga yang merasa hak istirahat mereka diabaikan.
Mereka pun berharap agar Kasatpol PP Kabupaten Indramayu, Camat, dan Kasi Trantib Kecamatan Karangampel segera bertindak tegas. “Jangan tutup mata dan telinga! Tolong hentikan musik keras yang mengganggu kami tiap malam,” ujar warga dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diterbitkan, suara musik masih terdengar dari kafe tersebut, bahkan saat ada pengajian berlangsung di Masjid Mujahidin yang berdekatan. Warga kini menanti respons cepat dari pihak berwenang agar masalah ini tidak terus berlarut-larut.











