Warga Sukasari Indramayu Desak Solusi Pemerintah Desa Terkait Dampak Mesin Panen Kombain

Indramayu, Pillardemokrasi.com – Puluhan warga Desa Sukasari, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Jumat malam (7/6/2025).

Kedatangan warga ini bertujuan untuk menolak keberadaan mesin panen kombain di wilayah desa, yang dinilai telah menghilangkan sebagian besar mata pencarian mereka.

“Warga, yang sebagian besar adalah buruh tani harian atau dikenal sebagai “buruh derep”, mengungkapkan kekhawatiran mendalam atas dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh alat berat tersebut.

Kehadiran mesin kombain secara signifikan mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manual, menyebabkan banyak warga kehilangan pekerjaan utama mereka.

“Kami meminta Pemerintah Desa untuk mencari solusi konkret,” ujar salah satu perwakilan warga dalam pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 20.14 WIB itu.

“Perekonomian kami sangat bergantung pada pekerjaan di sawah, Dengan adanya mesin kombain, pendapatan kami jadi tidak stabil. Kami butuh alternatif agar mata pencarian kami tetap ada.”

Warga berharap Pemerintah Desa Sukasari dapat segera mengambil langkah-langkah strategis, seperti membatasi penggunaan mesin kombain di area tertentu atau menyediakan program pengalihan mata pencarian bagi buruh tani yang terdampak.

Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas ekonomi warga desa dan memastikan kesejahteraan masyarakat.

Hingga rilis berita ini disampaikan, pihak Pemerintah Desa Sukasari masih terus berdiskusi dan mengkaji tuntutan warga untuk mencari solusi terbaik yang berpihak pada kepentingan masyarakat Desa Sukasari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *